SIDOARJO, Lingkar.news – Dalam momen Tajamuk Genbi Jawa Timur, dr. Fahrul Abdul Azis, Sp.PD menyampaikan pesan penting terkait kondisi kesehatan para alumni yang kini memasuki usia produktif yakni 40 tahun. Ia mengaku prihatin dengan banyaknya kasus penyakit tidak menular yang dialami rekan-rekan seangkatan.
“Dari beberapa kasus yang pernah dikonsultasikan ke saya, sangat disayangkan di usia produktif ini banyak teman-teman yang sudah mengalami hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, asam urat, bahkan ada yang sampai stroke, gagal ginjal, dan sebagian sudah meninggal dunia,” ungkap dr. Fahrul.
Menurutnya, kondisi tersebut sangat erat kaitannya dengan pola hidup yang kurang sehat, terutama pola makan, aktivitas fisik, dan kebiasaan merokok. Ia menekankan pentingnya menjaga konsumsi gula dan garam dalam kehidupan sehari-hari.
“Batas konsumsi garam maksimal itu 2 gram per hari, setara dengan setengah sendok teh. Gula juga jangan terlalu manis. Ini kelihatannya sepele, tapi dampaknya besar,” jelasnya.
Reuni Genbi Jatim di Alas Prambon Berjalan Penuh Makna, Perkuat Silaturrahmi Alumni
Selain pola makan, dr. Fahrul juga menyoroti pentingnya olahraga rutin. Ia menyarankan aktivitas fisik minimal 6.000 langkah per hari yang dilakukan 3 kali seminggu sebagai kondisi ideal.
“Bagi yang berat badannya di atas 70–80 kilogram, cukup jalan kaki saja, tidak perlu lari untuk menjaga sendi lutut. Tapi bagi yang di bawah 70 kilogram, jogging atau lari justru sangat bagus, terutama untuk pembakaran lemak,” terangnya.
Tak kalah penting, dr. Fahrul mengingatkan agar para alumni rutin melakukan pemeriksaan kesehatan sederhana seperti cek tekanan darah dan gula darah.
“Sering-sering cek tensi dan gula darah. Kalau sudah ada tekanan darah tinggi, segera konsultasi ke dokter dan patuhi pengobatan. Jangan menunggu parah,” tegasnya.
Alumni PLMPM Angkatan 07 Kuatkan Soliditas saat Reuni Genbi Jatim di Alas Prambon
Ia juga menyoroti kebiasaan merokok yang masih banyak dilakukan oleh para alumni dan berkorelasi kuat dengan berbagai keluhan kesehatan.
“Kalau belum bisa berhenti merokok, minimal kurangi. Ditambah olahraga, jaga pola makan, dan hindari tidur terlalu malam. Usahakan tidur maksimal jam 10 malam,” pesannya.
Menutup penyampaiannya, dr. Fahrul menegaskan bahwa menjaga kesehatan adalah investasi utama agar tetap produktif dan bermanfaat.
“Intinya sederhana, kurangi merokok, olahraga cukup, jaga pola makan, dan jaga waktu istirahat. Di usia 40-an ini, kesehatan harus benar-benar diperhatikan,” pungkasnya.













