KENDAL, Lingkar.news – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengungkapkan pihaknya telah menyalurkan bantuan cadangan pangan sekitar 1.436 ton beras dan 287 ribu liter minyak goreng selama Oktober hingga November 2025.
Hal itu disampaikan Tika saat menyalurkan bantuan pangan di Desa Tambakrejo, Kecamatan Kendal, pada Senin, 15 November 2025.
Tika mengatakan bantuan cadangan pangan sebanyak itu diserahkan kepada 71.802 keluarga penerima manfaat (KPM) di sejumlah wilayah di Kabupaten Kendal.
Bupati Tika mengungkapkan penyaluran bantuan untuk alokasi bulan Oktober dan November ini sedikit terlambat lantaran adanya keterbatasan ketersediaan minyak goreng.
“Bantuan pangan beras dan minyak untuk bulan Oktober dan November, penyalurannya dilakukan pada bulan Desember karena ada beberapa keterbatasan, salah satunya jumlah minyak,” ujarnya.
Ia berharap bantuan pangan beras dan minyak goreng ini tepat sasaran dan dapat meringankan beban masyarakat yang tidak mampu di Kabupaten Kendal.
“Harapan kami ke depannya, penerima bantuan apapun bisa tepat sasaran dengan pemutakhiran data yang dilakukan melalui verifikator desa yang kemudian kami ajukan ke Pemerintah Pusat,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Semarang, Rendy Ardiansyah, memastikan kualitas beras yang disalurkan merupakan hasil serapan dari petani lokal atau dalam negeri.
Ia mengatakan kualitas beras yang disalurkan juga berada di atas standar medium dan telah melalui proses pengecekan sebelum pendistribusian.
“Untuk kualitas berasnya sendiri berada di atas medium. Sebelum dilakukan penyaluran, kami juga melakukan pengecekan terlebih dahulu. Beras ini merupakan hasil serapan dari petani lokal atau dalam negeri,” ungkapnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Rosyid












