CIANJUR, LINGKAR.NEWS – Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Gekbrong menggelar rapat koordinasi lintas sektoral di Desa Sukaratu, Kabupaten Cianjur, pada Senin (27/7/2026). Pertemuan ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara pemerintah desa, dunia usaha, dan masyarakat dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan sosial di wilayah tersebut.
Kegiatan ini menekankan pentingnya integrasi kebijakan dan aksi nyata dari seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan program penanggulangan kemiskinan berjalan tepat sasaran. Fokus utama koordinasi mencakup validasi data melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), optimalisasi program Corporate Social Responsibility (CSR), serta penguatan kapasitas keluarga penerima manfaat melalui Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2).
Pendamping PKH Kecamatan Gekbrong, Yogi Iskandar, menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan tidak bisa dilakukan secara parsial. Menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada sinergi yang terjalin antara pemerintah, pendamping sosial, dan sektor swasta.
“Kemiskinan bukan hanya persoalan bantuan sosial, tetapi juga menyangkut pemberdayaan, akses terhadap pendidikan, kesehatan, kesempatan kerja, serta penguatan kapasitas keluarga. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat agar masyarakat tidak hanya keluar dari kemiskinan, tetapi juga mampu mempertahankan kemandiriannya secara berkelanjutan,” ujar Yogi di sela-sela kegiatan.
Yogi menambahkan, pihaknya akan terus mengoptimalkan fungsi pendampingan melalui P2K2 sebagai sarana edukasi perubahan perilaku. Ia berharap, melalui pendekatan ini, keluarga penerima manfaat dapat bertransformasi dari kondisi ketergantungan menuju kemandirian ekonomi.
Di sisi lain, peran pemerintah desa dinilai krusial dalam melakukan verifikasi data yang akurat. Sementara itu, sektor swasta didorong untuk mengarahkan program CSR mereka ke arah pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan keterampilan dan pembukaan akses permodalan, guna memperkuat ekosistem ekonomi lokal.
Melalui sinergi lintas sektoral ini, Kecamatan Gekbrong berkomitmen membangun model pembangunan yang inklusif dan partisipatif. Langkah ini diharapkan mampu menekan angka kemiskinan secara signifikan dan melahirkan keluarga-keluarga mandiri yang mampu menjadi motor penggerak ekonomi di lingkungannya.
Penulis : Ruskandi / Pewarta – Lokasi : (Desa Sukaratu, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur)











