• Top News
  • Kabar Desa
  • Peta Situs
  • Pedoman Media Siber
  • Citizen Jurnalisme
  • Redaksi
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
  • Register
LINGKAR.news
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
LINGKAR.news
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
No Result
View All Result
LINGKAR.news

Beranda | Finansial

Purbaya Tarik Dana Rp75 Triliun di Awal 2026, Buat Apa?

by Ulfa Puspa
02-Jan-2026 15:16
in Finansial
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam wawancara cegat seusai
Seremoni Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2026 di Jakarta,
Jumat (02/02/2026). (ANTARA/Muhammad Heriyanto)

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam wawancara cegat seusai Seremoni Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2026 di Jakarta, Jumat (02/02/2026). (ANTARA/Muhammad Heriyanto)

418
VIEWS
WhatsappFacebookTwitter

Jakarta, Lingkar.news – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menarik dana senilai Rp75 triliun dari sistem perbankan. Dana tersebut akan digunakan untuk belanja kementerian/lembaga (K/L).

Bendahara Negara menjamin penarikan dana itu tidak akan mengganggu jalannya sistem perekonomian nasional.

“Itu buat belanja rutin kementerian/lembaga. Saya tarik, seperti ditarik dari sistem, tapi langsung dibelanjakan lagi. Jadi, langsung masuk ke sistem perekonomian, tidak mengganggu uang beredar di sistem perekonomian,” kata Purbaya dalam wawancara seusai Seremoni Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2026 di Jakarta, Jumat, 2 Januari 2026.

Pemerintah merealisasikan pembiayaan utang Rp494,3 triliun hingga September 2026 atau 59,4 persen dari target APBN.

Pemerintah Tarik Utang Rp494,3 Triliun, 59,4 Persen dari Target 2026

12 Oktober 2026
Realisasi anggaran pendidikan mencapai Rp574,2 triliun hingga September 2026, naik 39,5 persen.

Realisasi Anggaran Pendidikan Tembus Rp574,2 Triliun per September 2026, Naik 39,5 Persen

9 Oktober 2026

Menurut Purbaya, penarikan dana tersebut justru akan mendongkrak efek berganda (multiplier effect) pada sistem ekonomi, karena pemerintah pusat dan daerah akan membelanjakan dana tersebut sehingga mendorong aktivitas ekonomi.

“Malah harusnya lebih bagus, karena ada dampak multiplier dari belanja pemerintah, pusat maupun daerah. Jadi itu nggak apa-apa, tapi yang Rp201 triliun masih saya taruh di perbankan,” ujarnya.

Pada 31 Desember 2025, Purbaya menyampaikan bahwa pemerintah telah menarik dana sebesar Rp75 triliun dari total Rp276 triliun yang sebelumnya ditempatkan di sistem perbankan. Dana sebesar Rp276 triliun tersebut berasal dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang ditempatkan pada lima Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan satu bank pembangunan daerah (BPD).

Rincian penempatan dana tersebut adalah masing-masing Rp80 triliun untuk Bank Mandiri, BRI, dan BNI; Rp25 triliun untuk BTN; Rp10 triliun untuk BSI; serta Rp1 triliun untuk Bank DKI.

Purbaya lebih lanjut menjelaskan bahwa dana yang ditarik tersebut digunakan untuk belanja negara guna menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Namun, ia mengakui bahwa kebijakan penempatan dana sebelumnya belum berjalan secara optimal. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) per Oktober 2025, kredit perbankan tercatat tumbuh 7,36 persen secara tahunan (yoy). Menurut Purbaya, kondisi ini dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah dan BI yang belum sepenuhnya sinkron.

“Injeksi uang yang kita taruh di sistem perbankan itu nggak seoptimal yang saya duga sebelumnya. Harusnya ekonomi lari lebih cepat karena ada sedikit ketidaksinkronan kebijakan antara kami dengan bank sentral yang sekarang sudah dibereskan,” ujarnya.

Menkeu Purbaya menegaskan bahwa koordinasi antara pemerintah dan bank sentral kini telah diperbaiki.

Ia menambahkan bahwa dalam dua minggu terakhir, Bank Indonesia mulai mendukung kebijakan pemerintah, yang diharapkan akan membuat likuiditas di sistem perekonomian semakin longgar.



Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari LINGKAR.NEWS
Tags: Ekonomi IndonesiaKemenkeuMenkeuMenkeu PurbayaNasionalPurbaya Yudhi Sadewa
Previous Post

Kunjungi Salatiga, Menko Pangan dan Mendag Pastikan Harga Komoditas Terkendali

Next Post

KPK: Desain Pilkada Dipilih DPRD Wajib Penuhi Prinsip Anti Korupsi

Kategori Terkait

Belanja negara dalam RAPBN 2027 diproyeksikan Rp4.097,2 triliun, pertama kali melampaui Rp4.000 triliun dalam sejarah RI.
Ekonomi

Belanja Negara 2027 Tembus Rp4.000 Triliun, Pertama Kali dalam Sejarah RI

by Basuki Rahardjo
23 September 2026

Belanja negara dalam RAPBN 2027 diproyeksikan Rp4.097,2 triliun, pertama kali melampaui Rp4.000 triliun dalam sejarah RI.

Read moreDetails
Arus modal asing masuk ke Indonesia mencapai Rp140,7 triliun per 14 September 2026, Menkeu siapkan tiga strategi fiskal perkuat APBN.

Arus Modal Asing Kembali Masuk Rp140,7 Triliun, Menkeu Ungkap 3 Strategi Perkuat APBN

23 September 2026
APBN mencatat defisit Rp240,1 triliun per 31 Agustus 2026, Menkeu Suahasil Nazara menyebut kondisi fiskal masih terkendali dan relatif on-track.

Defisit APBN 2026 Capai Rp240,1 Triliun, Menkeu Suahasil Pastikan Terkendali

18 September 2026
PT KAI Izinkan Asetnya Digunakan Untuk Pembangunan Gedung Kudus Sehat

PT KAI Izinkan Asetnya Digunakan Untuk Pembangunan Gedung Kudus Sehat

16 September 2026
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan Rp31,1 triliun untuk pengalihan PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu dan pembayaran gaji oleh pusat.

Gaji PPPK Bakal Ditanggung Pusat Mulai 2027, Purbaya Siapkan Rp31,1 Triliun

14 September 2026
Load More

Berita Pilihan

Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB menggantikan Suharyanto di tengah kasus korupsi yang diusut KPK.
Nasional

Prabowo Copot Suharyanto, Lantik Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB

by Basuki Rahardjo
15 Oktober 2026

Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB menggantikan Suharyanto di tengah kasus korupsi...

KPK menahan lima tersangka dugaan korupsi Dana Siap Pakai kebencanaan, salah satunya Bima Setyawan, adik Kepala BNPB Suharyanto.

KPK Tahan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai Bencana, Termasuk Adik Kepala BNPB Suharyanto

14 Oktober 2026
Gedung BNPB

OTT ke-22 KPK Sasar BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

13 Oktober 2026
BGN menutup permanen dua SPPG di Kota Semarang dan Kabupaten Batang, layanan 4.965 penerima manfaat MBG dialihkan ke SPPG terdekat.

BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jateng, Layanan MBG 4.965 Penerima Dialihkan

13 Oktober 2026
Tampak IPAL SPPG Kendal yang bermasalah. Ditemukan kala Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari melakukan sidak, Senin (12/10/2026). (Elza Nur / Lingkar.news)

Ditemukan IPAL SPPG Bermasalah di Kendal, Begini Kondisinya

12 Oktober 2026

Trending Hari Ini

  • Memperingati HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Demokrat Blora menggelar aksi donor darah untuk kemanusiaan.

    Peringati HUT ke-25 Partai, DPC Demokrat Blora Gelar Aksi Donor Darah untuk Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Garang Asem Ayam Tanpa Santan, Makanan Tradisional Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Nonton Video Viral Lewat Yandex Browser Jepang atau Yandex Ru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengamat: Polisi Bisa Segera Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras dengan 2 Langkah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ledakan di Masjid Jember saat Tarawih, Kapolda Jatim Pantau Langsung Olah TKP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Instagram Youtube TikTok
LINGKAR.news

Lingkar News adalah web resmi dari Lingkar Media Group Network Meliputi Lingkar TV Lingkar Jateng, Lingkar Jatim, Lingkar Jogja dan Lingkar Jabar

Media Network Kami :

  • Berita Jateng Hari Ini
  • Berita Jabar Hari Ini
  • Berita Jatim Hari Ini
  • Berita Jogja Hari Ini
  • Papua
  • Berita Banten Hari Ini
  • Tentang Kami
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Developer

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya