• Top News
  • Kabar Desa
  • Peta Situs
  • Pedoman Media Siber
  • Citizen Jurnalisme
  • Redaksi
Rabu, Oktober 28, 2026
  • Login
  • Register
LINGKAR.news
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
LINGKAR.news
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
No Result
View All Result
LINGKAR.news

Beranda | Artikel

Apa itu Amicus Curiae, Seberapa Kuat Pengaruhi Putusan Hakim? Ini Ulasan Lengkapnya

by Saiful Muhlis
17-Apr-2024 08:45
in Artikel
ilustrasi Amicus Curiae

ilustrasi Amicus Curiae

611
VIEWS
WhatsappFacebookTwitter

Lingkar,news – Belakangan ini istilah “Amicus Curiae” cukup menjadi perhatian publik masyarakat Indonesia sejak persidangan perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) digelar oleh Mahkamah Konstitusi pada 27 Maret 2024 lalu.

Banyak pihak yang berpartisipasi menjadi “Amicus Curiae” atau “Sahabat Pengadilan” dengan melayangkan pandangan atau argumentasi terkait kasus yang disidangkan.

Pengertian Amicus Curiae

Wapres Gibran Rakabuming Raka menghormati putusan MK soal ijazah, menegaskan akan fokus bekerja menjalankan program Presiden Prabowo.

Gibran Buka Suara Usai Putusan MK soal Ijazah: Saya akan Fokus Bekerja

7 Oktober 2026
MK menyatakan tak menemukan bukti penyerta ijazah SMA Gibran dalam perkara sengketa Pilpres 2024, tetapi tak dapat mendiskualifikasinya sebagai Wapres.

MK Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran, Tapi Tak Bisa Mendiskualifikasi sebagai Wapres

7 Oktober 2026

Istilah “Amicus Curiae” berasal dari bahasa Latin dan telah digunakan dalam sistem hukum sejak zaman Romawi kuno. Konsepnya adalah bahwa individu atau kelompok yang memiliki minat dalam kasus tertentu dapat memberikan informasi atau pendapat kepada pengadilan untuk membantu dalam pengambilan keputusan. Praktik ini telah ada sejak berabad-abad yang lalu, meskipun mungkin memiliki variasi dalam aplikasinya di berbagai sistem hukum di seluruh dunia. Seiring berjalannya waktu, penggunaan istilah ini semakin umum terutama dalam sistem hukum yang didasarkan pada tradisi hukum Romawi, seperti sistem hukum di negara-negara Eropa dan Amerika Serikat.

Di Indonesia, istilah “Amicus Curiae“ umumnya digunakan dalam konteks hukum modern, terutama seiring dengan pengaruh sistem hukum barat. Penggunaan istilah ini mungkin mulai meningkat seiring dengan perkembangan sistem peradilan Indonesia pasca-kemerdekaan pada tahun 1945, terutama sejak diterapkannya sistem hukum berbasis hukum kontinental yang banyak dipengaruhi oleh hukum Belanda.

Meskipun demikian, prinsip-prinsip yang mendasari Amicus Curiae, yaitu partisipasi pihak ketiga dalam proses pengadilan untuk memberikan pandangan atau informasi tambahan kepada pengadilan, dapat ditemukan dalam beberapa praktik hukum tradisional di Indonesia sebelumnya, meskipun mungkin dengan istilah yang berbeda atau dalam konteks yang berbeda pula.

Sejak saat itu, Amicus Curiae telah menjadi semakin penting dalam sistem peradilan Indonesia, terutama dalam kasus-kasus yang kompleks atau kontroversial di mana keputusan pengadilan dapat memiliki dampak yang luas. Meskipun tidak ada tanggal pasti kapan istilah ini mulai digunakan secara luas di Indonesia, penggunaannya semakin umum seiring dengan perkembangan sistem hukum dan pengadilan di negara ini.

Partisipasi Amicus Curiae dapat memengaruhi keputusan hakim, meskipun tidak selalu. Seberapa besar pengaruhnya tergantung pada berbagai faktor, termasuk argumen yang diajukan oleh amicus curiae, kredibilitasnya, relevansi informasi yang mereka berikan, dan kebijaksanaan hakim yang mendengarkan pendapat mereka.

Dalam beberapa kasus, pengadilan mungkin menganggap pendapat amicus curiae sebagai sumber informasi yang berharga, terutama jika amicus curiae membawa argumen yang kuat dan pengetahuan khusus tentang masalah yang sedang dipertimbangkan. Namun, terkadang pendapat amicus curiae dapat diabaikan oleh pengadilan jika dianggap tidak relevan atau tidak membantu dalam memutuskan kasus.

Jadi, sementara partisipasi Amicus Curiae dapat mempengaruhi keputusan hakim, itu tidak menjamin perubahan dalam keputusan pengadilan. Keputusan akhir tetap bergantung pada fakta dan argumen yang diajukan oleh pihak-pihak yang terlibat dalam kasus tersebut, serta kebijaksanaan hakim yang mempertimbangkan semua informasi yang tersedia.

Riwayat keterlibatan Amicus Curiae yang pernah terjadi di Indonesia

Dalam rangkaian kasus-kasus yang melibatkan Amicus Curiae di Indonesia, terdapat beberapa kasus yang terkenal, di antaranya:

  1. Kasus Majalah Time vs Presiden Soeharto (1999):

Majalah Time edisi Asia menerbitkan artikel berjudul “Soeharto Inc.” yang mengungkap bagaimana Presiden Soeharto membangun kekayaan keluarganya. Amicus Curiae mungkin terlibat dalam menyuarakan pentingnya kebebasan pers dan transparansi dalam pemerintahan.

2. Kasus Prita Mulyasari (2009):

Prita Mulyasari menjadi terkenal karena mengalami kesulitan hukum akibat surat keluhan yang dia kirimkan ke perusahaan tempatnya bekerja melalui email. Lima LSM mengajukan Amicus Curiae untuk mendukung Prita dalam kasus hukumnya, menyoroti isu hak asasi manusia dan keadilan.

3. Kasus Pembunuhan Brigadir Josua (2022):

Amicus Curiae diberikan kepada terdakwa dalam kasus pembunuhan ajudan Kadiv Propam Polri, Brigadir Josua.  Amicus Curiae mungkin memberikan argumen atau informasi tambahan yang relevan dengan kasus tersebut.

Konteks Amicus Curiae dengan Sidang PHPU di Mahkamah Konstitusi

Dilansir dari laman resmi MK di Jakarta,  Kamis 28 Maret 2024: Sebanyak 303 orang dari akademisi maupun masyarakat sipil mengajukan menjadi Amicus Curiae. Tim perumus Amicus Curiae terdiri dari Dosen Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta Benediktus Hestu Cipto Handoyo, Dosen Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Dian Agung Wicaksono, Dosen Fakultas Hukum UGM Marcus Priyo Gunarto, Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia Sulistyowati Irianto, dan Dosen Fakultas Hukum UGM Rimawan Pradiptyo.

Berkas pengajuan Amicus Curiae diserahkan oleh perwakilan Aliansi Akademisi dan Masyarakat Sipil, yakni Pengamat sosial politik dari Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun serta Guru Besar Antropologi Hukum Fakultas Hukum Universitas Indonesia Sulistyowati Irianto.

Terbaru, Amicus Curiae juga dilayangkan ke MK oleh Megawati Soekarno Putri presiden ke-5 Republik Indonesa, Megawati juga merupakan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), turut berperkara dalam sidang PHPU Pilpres 2024.

Dikutip dari Lingkar.news Juru Bicara Mahkamah Konstitusi (MK) Fajar Laksono mengatakan Majelis Hakim mempertimbangkan seluruh berkas Sahabat Pengadilan alias amicus curiae terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 yang diterima.

Pasalnya, kata dia, semua berkas sahabat pengadilan tersebut akan dibaca bersamaan dengan pencermatan berbagai alat bukti pada masing-masing perkara dari semua pihak.

“Seperti apa Majelis Hakim nanti memposisikan amicus curiae, ya itu otoritas hakim,” kata Fajar saat ditemui di Gedung MK Jakarta, Selasa (16/4/2024)

Menurut Fajar, fenomena pengajuan Sahabat Pengadilan pada PHPU Pilpres kali ini cukup menarik lantaran menjadi pengajuan amicus curiae terbanyak dibandingkan pengajuan pada pilpres pada tahun-tahun sebelumnya. (ip-lingkar.news)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari LINGKAR.NEWS
Tags: Amicus CuriaeMahkamah Konstitusi
Previous Post

Pemkab Jepara Gelar Halal Bi Halal Awali Hari Pertama Masuk Kerja usai Libur Lebaran

Next Post

Perkuat Silaturahmi, Dinkominfo Demak Gelar Halal Bihalal

Kategori Terkait

Warga Keluhkan Alun-Alun Simpang Tujuh Mulai Semrawut, Pemkab Kudus Lakukan Evaluasi
Artikel

Warga Keluhkan Alun-Alun Simpang Tujuh Mulai Semrawut, Pemkab Kudus Lakukan Evaluasi

by Nisa Hafidzotus S
7 Oktober 2026

KUDUS, Lingkar.news - Warga Kabupaten Kudus mengeluhkan penataan dan penggunaan Alun-alun Simpang Tujuh yang dinilai mulai semrawut atau kurang tertata....

Read moreDetails
Data Penerima Manfaat Bermasalah, Tujuh SPPG di Kudus Dihentikan Sementara

Data Penerima Manfaat Bermasalah, Tujuh SPPG di Kudus Dihentikan Sementara

5 Oktober 2026
Menuju Green Hospital, RSMR Kudus Mulai Gunakan PLTS Untuk Operasional Rumah Sakit

Menuju Green Hospital, RSMR Kudus Mulai Gunakan PLTS Untuk Operasional Rumah Sakit

1 Oktober 2026
Libatkan Berbagai Kalangan, 670 Penari Pecahkan Rekor MURI Tari Lajur Caping Kalo

Libatkan Berbagai Kalangan, 670 Penari Pecahkan Rekor MURI Tari Lajur Caping Kalo

26 September 2026
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris saat menjenguk keluarga korban KM Virgo Transport 8 yang merupakan warga Kabupaten Kudus, Senin (21/9/2026). (Dok. Pemkab Kudus/Lingkar.news)

Empat Warga Kudus Korban KM Virgo Belum Ditemukan, Bupati Kudus Sampaikan Dukungan Moril pada Keluarga

21 September 2026
Load More

Berita Pilihan

Ilustrasi-Sejumlah kendaraan menembus hujan yang lebat. Info cuaca Jateng dua hari ke depan bisa cek di sini.
Berita Jateng Hari Ini

Info Cuaca Jateng Terkini: 27-29 Potensi Hujan Lebat!

by Anita Nawang
27 Oktober 2026

SEMARANG, Lingkar.news – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan penting terkait info cuaca Jateng, menyusul...

Koordinator GERMAP, Cahaya Basuki alias Yayak Gundul. (Lingkar.news Network)

GERMAP Bakal Maraton ke 4 Instansi, Kawal Transparansi Anggaran Publik di Pati

26 Oktober 2026
Wakil Ketua KPK Johanis Tanak mengusulkan RUU Perampasan Aset mengatur perampasan harta pejabat yang tidak dilaporkan atau tidak sesuai LHKPN.

KPK Usul Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan di LHKPN Bisa Dirampas Negara

26 Oktober 2026
Menkeu Suahasil Nazara menegaskan gaji ASN, TNI, dan Polri tetap ditransfer langsung ke rekening masing-masing, bukan melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Menkeu Tegaskan Gaji ASN Tetap Ditransfer Langsung ke Rekening, Bukan Lewat KDMP

23 Oktober 2026
TNI melalui Kapuspen Brigjen Muhammad Nas menyatakan akan berkoordinasi dengan KPK terkait dugaan dua prajurit aktif terlibat korupsi dana BNPB.

2 Prajurit Aktif Diduga Terlibat Korupsi Dana BNPB, TNI Koordinasi dengan KPK

22 Oktober 2026

Trending Hari Ini

  • Pembahasan materi dan diskusi tentang tata kelola keuangan BUMDes..

    Perkuat Tata Kelola Keuangan, Kapanewon Nglipar Fasilitasi Pengelola BUMKal Gunakan Aplikasi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dijuluki ‘Kuba-nya Indonesia’, Cerutu Jember Tembus Pasar Ekspor 45 Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aksi Inspiratif Nenek 77 Tahun di Kupang, Sisihkan Uang BLT Dana Desa untuk Perbaiki Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Garang Asem Ayam Tanpa Santan, Makanan Tradisional Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Nonton Video Viral Lewat Yandex Browser Jepang atau Yandex Ru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Instagram Youtube TikTok
LINGKAR.news

Lingkar News adalah web resmi dari Lingkar Media Group Network Meliputi Lingkar TV Lingkar Jateng, Lingkar Jatim, Lingkar Jogja dan Lingkar Jabar

Media Network Kami :

  • Berita Jateng Hari Ini
  • Berita Jabar Hari Ini
  • Berita Jatim Hari Ini
  • Berita Jogja Hari Ini
  • Papua
  • Berita Banten Hari Ini
  • Tentang Kami
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Developer

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya