JAKARTA, Lingkar.news — Gelora jiwa Sumpah Pemuda kembali terpancar kuat di tengah dinamika era modern. Memperingati momentum bersejarah bangsa, perhelatan akbar Merah Muda Fest 2026 sukses membakar semangat pergerakan generasi muda melalui serangkaian aksi nyata di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (25/10/2026).
Tak sekadar menjadi ajang seremonial, festival tahunan ini hadir merangkul seluruh elemen masyarakat untuk terus menyalakan api persatuan.
Mengilhami Nilai Pergerakan Lewat Napak Tilas Sejarah
Sekretaris Panitia Merah Muda Fest 2026, Muhammad Syaeful Mujab, mengungkapkan bahwa festival yang memasuki tahun kedua penyelenggaraannya ini membawa misi utama untuk mengilhami serta menggugah kembali nilai-nilai sejarah pergerakan pemuda.
Acara yang diinisiasi oleh Bidang Pemuda dan Olahraga DPP PDI Perjuangan tersebut diawali dengan agenda napak tilas dari Museum Sumpah Pemuda menuju kawasan Lapangan Banteng.
”Langkah tersebut menandakan bahwa perjuangan generasi muda hari ini tidak boleh lepas dari akar sejarah dan cita-cita luhur tahun 1928,” ujar dia.
Aksi Nyata Inklusif dan Kepedulian Lingkungan
Menjawab tantangan zaman, Merah Muda Fest 2026 membuktikan bahwa jiwa pergerakan pemuda saat ini diwujudkan melalui program inklusif yang solutif.
Panitia menggelar berbagai kegiatan pemberdayaan, seperti workshop bahasa isyarat hingga pelatihan kreativitas pengolahan limbah dan sampah untuk mendorong kesadaran ekologis.
”Kemudian ada kebugaran dan kebersamaan dengan mengajak masyarakat lewat senam bersama, hingga kompetisi tradisional,” papar dia.
Tidak hanya itu, panitia juga menyelenggarakan konser amal guna menggalang donasi bagi pemulihan pascabencana kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.
Merah Muda Fest 2026: Lintas Generasi dalam Semangat Persatuan
Meski menempatkan anak muda sebagai motor penggerak utama, Merah Muda Fest 2026 mampu menciptakan ruang interaksi yang hangat bagi semua umur. Area festival tampak dipadati oleh kehadiran anak-anak, orang tua, hingga kalangan lanjut usia yang berbaur menikmati antusiasme acara.
”Hal yang patut diapresiasi dari perhelatan ini adalah bagaimana nilai-nilai kepemudaan mampu merangkul seluruh elemen masyarakat,” jelas Mujab.
(M Arif Prayoga/Asih)













