KAB. SEMARANG, LINGKAR – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut bahwa arus balik Idulfitri 1446 H perlu diantisipasi oleh jajaran kepolisian karena volume kendaraan yang melintas lebih tinggi dibandingkan saat arus mudik. Terlebih, waktu arus balik yang lebih singkat membuat lalu lintas menjadi lebih padat.
Saat meninjau Rest Area 456 A dan B di ruas Tol Salatiga–Semarang, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, pada Sabtu (5/4), Kapolri mengatakan bahwa terdapat lonjakan arus balik yang cukup signifikan.
“Memang untuk arus mudik kemarin sudah dilakukan rekayasa lalu lintas one way lokal sebanyak dua kali, sedangkan arus balik Lebaran 2025 ini baru diadakan satu kali one way lokal. Dan karena arus balik ini sangat tinggi dibandingkan arus mudik kemarin, maka hal ini perlu diantisipasi,” katanya di hadapan awak media di Rest Area 456 B.
Ia menambahkan, berdasarkan data sementara, sekitar 40 persen dari total 2,1 hingga 2,2 juta pemudik telah kembali ke Jabodetabek melalui Tol Trans Jawa.
“Antisipasi ini sangat perlu dilakukan, karena memang arus balik ini jangkanya jauh lebih pendek dibandingkan dengan arus mudik kemarin. Maka dari itu, kami minta kepada seluruh jajaran untuk betul-betul standby di lapangan untuk melakukan antisipasi,” ujarnya.
Kapolri menekankan pentingnya pelayanan dan pengaturan lalu lintas, baik di ruas tol maupun jalur arteri di berbagai wilayah, termasuk di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga.
“Karena memang di arus balik ini juga sangat membutuhkan dilakukannya rekayasa lalu lintas yang tentunya terus dinamis setiap waktunya,” tegasnya.
Ia menambahkan, jika rekayasa lalu lintas one way lokal telah diberlakukan, maka rekayasa one way nasional juga akan diterapkan sesuai perkembangan situasi.
“Untuk one way nasional, ini akan kami lakukan pada Minggu (6/4) besok, sekalipun kami harus terus memantau traffic counting sebagai acuan kami untuk memutuskan dilakukannya kebijakan one way baik lokal maupun nasional,” jelasnya.
Untuk itu, Jenderal Listyo Sigit mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik menuju Jakarta dan sekitarnya agar tidak memaksakan diri jika merasa lelah saat berkendara.
“Jika lelah, maka beristirahatlah sejenak di rest area-rest area terdekat, jangan sampai dipaksakan tetap berkendara, karena kami sudah menyiapkan seluruh pelayanan kepada para pemudik,” tandasnya. (HESTY IMANIAR/LINGKAR)