Jakarta, Lingkar.news – Korban tewas dalam kebakaran di Ruko Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa siang meningkat menjadi 22 orang.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyampaikan, “Sampai pukul 17.00 WIB data korban sudah 22 orang meninggal dunia.”
Dia menjelaskan, dari jumlah tersebut tujuh orang berjenis kelamin laki-laki dan 15 lainnya perempuan.
Susatyo menambahkan bahwa ke-22 korban telah dibawa ke RS Polri, Kramatjati, untuk proses identifikasi.
Polisi belum melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) karena petugas pemadam kebakaran masih merapikan peralatan mereka.
“Saat ini damkar sedang merapikan alat-alat dan nanti setelah semua rapi, kepolisian akan melakukan olah TKP awal bersama labfor untuk mencari penyebab kebakaran,” ujarnya.
Polres Jakarta Pusat menduga kebakaran tersebut berasal dari baterai drone mainan yang terbakar di lantai satu ruko.
Susatyo menjelaskan, “Pada sekitar pukul 12.30 WIB ada baterai di lantai satu yang terbakar.”
Menurut dia, karyawan sempat berupaya memadamkan api, namun api cepat menyebar karena lantai itu menjadi gudang penyimpanan.
Saat kejadian, karyawan sedang beristirahat di lantai dua hingga enam sehingga terjebak api yang membakar dari lantai dasar.
“Karyawan sebagian sedang makan, ada yang di luar, sebagian lagi di lantai dua sampai enam. Api semakin membesar dan asap naik hingga lantai enam,” jelasnya. (anta/red)













