GUNUNGKIDUL, LINGKAR.NEWS – Pemerintah Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, menyelenggarakan kegiatan penguatan kapasitas bagi pengelola Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) dari tujuh kalurahan di wilayah tersebut pada Selasa (27/10/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan pemahaman tata kelola keuangan yang tertib, transparan, dan akuntabel melalui pemanfaatan aplikasi digital PKN STAN.
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya menindaklanjuti hasil monitoring dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DIY serta Inspektorat Daerah (IRDA) Kabupaten Gunungkidul.
Para pengelola BUMKal diberikan pembekalan intensif mengenai perbaikan administrasi keuangan, pencatatan transaksi, hingga penyusunan laporan yang sistematis agar sesuai dengan prinsip tata kelola usaha yang baik.
Korkab P3MD Gunungkidul, Hery Santoso, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan instrumen penting untuk memastikan keberlanjutan usaha BUMKal di tingkat kalurahan.
Menurutnya, integrasi antara hasil evaluasi pengawasan dan penggunaan teknologi aplikasi adalah kunci utama dalam meminimalisir risiko administratif. Kegiatan fasilitasi penguatan kapasitas pengelola menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan akuntabilitas keuangan BUMKal.
"Melalui penyampaian hasil monitoring dan praktik penggunaan aplikasi PKN STAN, diharapkan pengelola mampu menerapkan penatausahaan keuangan secara tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pendampingan berkelanjutan diperlukan untuk mendukung peningkatan kinerja dan keberlanjutan usaha BUMKal di Kabupaten Gunungkidul," ujar Hery Santoso.
Dalam sesi praktik, para peserta dibimbing untuk mengoperasikan aplikasi PKN STAN guna mempermudah pencatatan penerimaan dan pengeluaran kas.
Selain itu, forum ini juga menjadi ruang diskusi untuk mengidentifikasi kendala di lapangan, terutama terkait kesesuaian antara bukti transaksi fisik dengan laporan keuangan digital.
Pihak penyelenggara menegaskan bahwa hasil dari kegiatan ini mewajibkan setiap BUMKal untuk segera menindaklanjuti atensi dari BPKP DIY dan IRDA.
Ke depan, pendampingan secara berkala akan terus dilakukan untuk memastikan seluruh BUMKal di Kapanewon Nglipar mampu menjalankan operasional usaha dengan standar akuntabilitas yang lebih baik.
Penulis : Hery Santoso / TAPM Kabupaten Gunungkidul – Lokasi : (Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul)












