Cirebon, Lingkar.news – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cirebon menghadirkan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Dewaruci di Pelabuhan Cirebon, Jawa Barat, mulai 14 hingga 18 Oktober 2026. Kehadiran kapal layar legendaris ini bertujuan untuk mengenalkan alutsista TNI AL serta sejarah kemaritiman Indonesia kepada masyarakat luas.
Komandan Lanal Cirebon, Letkol Laut (P) Mizar Hanoeng, menyampaikan bahwa agenda ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial sekaligus upaya untuk memperluas wawasan publik mengenai dunia kebaharian.
“Kehadiran Dewaruci di sini dalam rangka kita melaksanakan pembinaan teritorial, kemudian juga memberikan wawasan kepada masyarakat Kota Cirebon untuk lebih mengenal lagi alutsista TNI AL dan maritim Indonesia,” katanya, Selasa (13/10/2026).
KRI Dewaruci yang berlayar dari Jakarta ini dijadwalkan bersandar selama enam hari. Pihak Lanal Cirebon membuka kesempatan bagi masyarakat umum, pelajar, maupun komunitas untuk melakukan kegiatan open ship. Pengunjung dapat melihat langsung kondisi kapal sekaligus mendapatkan edukasi mengenai sejarah panjang KRI Dewaruci tanpa dipungut biaya.
Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung dan menjaga ketertiban, pihak Lanal Cirebon menerapkan sistem pembagian kupon bagi masyarakat yang ingin masuk ke dalam kapal.
“Yang menarik, kapal ini adalah kapal latih Angkatan Laut yang memang tidak semua negara bisa memiliki kapal ini, bisa dilihat sendiri dari bentuknya yang unik,” ujarnya.
Di sisi lain, Komandan KRI Dewaruci, Letkol Laut (P) Nana Mashina, menjelaskan bahwa kapal tersebut diproduksi di Jerman Barat pada tahun 1952 dan resmi bergabung ke jajaran TNI AL pada 24 Januari 1953.
KRI Dewaruci memiliki rekam jejak panjang sebagai kapal latih bagi taruna Akademi Angkatan Laut sebelum fungsinya digantikan oleh KRI Bima Suci pada 2017.
“Dalam sejarah pelayarannya, KRI Dewaruci telah dua kali mengelilingi dunia, yakni pada 1964 dan 2012 serta ditetapkan sebagai cagar budaya nasional pada 2023,” jelasnya.
Pewarta: Rara
Editor: Saiful Muhlis












